SD Islam Al-Azhar 25 Semarang Gelar Kegiatan Pra Munaqosah untuk Siswa Kelas Tahfidz

“Sebagai persiapan akhir sebelum ujian munaqosah, siswa kelas tahfidz mengikuti rangkaian evaluasi dan simulasi hafalan selama di bulan November 2025”.

Semarang, 23 November 2025

SD Islam Al-Azhar 25 Semarang secara resmi menggelar Kegiatan Pra Munaqosah bagi seluruh siswa kelas 6 program Tahfidz pada Sabtu, 22 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian strategis dari persiapan akhir menjelang Munaqosah Akhir Tahun Ajaran 2025/2026 , yang bertujuan mengevaluasi kesiapan akademik, teknis, maupun spiritual siswa dalam menghadapi ujian hafalan Al-Qur’an.

Kegiatan ini Dilaksanakan di Kampus I SD Islam Al-Azhar 25 Semarang dari pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, Pra Munaqosah diselenggarakan dengan format simulasi ujian resmi. Setiap siswa tampil di hadapan tim penguji yang terdiri dari guru-guru tahfidz berkompeten.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai evaluasi teknis, tetapi juga sebagai sarana pembentukan karakter spiritual. Siswa dilatih untuk mengelola rasa gugup, membangun kepercayaan diri, dan memahami bahwa hafalan Al-Qur’an yang kuat lahir dari konsistensi, ketenangan hati, dan niat yang ikhlas. Banyak di antara mereka yang awalnya tampak cemas, mampu menyelesaikan sesi dengan penuh ketenangan menandakan kematangan emosional dan kesiapan mental yang progresif.

Hasil penilaian dari Pra Munaqosah akan digunakan sebagai dasar penyusunan pendampingan intensif menjelang ujian resmi, termasuk penguatan hafalan bagi siswa yang membutuhkan, serta peningkatan latihan simulasi bagi yang telah mencapai target.

Keterlibatan penuh dari keluarga juga menjadi bagian penting dalam proses ini. Dukungan orang tua dalam pendampingan hafalan di rumah turut memperkuat sinergi antara sekolah dan rumah, menciptakan ekosistem belajar Al-Qur’an yang konsisten dan penuh berkah.

Dengan pendekatan holistik ini, SD Islam Al-Azhar 25 Semarang menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi Qur’ani yang tidak hanya hafal Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mencintai, dan menjadikannya sebagai pedoman hidup. (Bp. Moh. Khoiruzzadit Taqwa, S.Ag)

Berita Lainnya